HARGA TOYOTA

Toyota, Pilihan terbaik keluarga Indonesia..!

Blog

Usia 17 Tahun Pun Masih Lolos Uji Emisi

Posted on May 25, 2011 at 8:19 AM Comments comments (0)





Usia 17 Tahun Pun Masih Lolos Uji Emisi

 

Bandung – Bukti ketangguhan dan kekuatan mesin Toyota Kijang terekam jelas pada kegiatan ’Uji Emisi Bersama Indonesia Kijang Chapter (IKC)’ di Bandung pada 21 April lalu. Klub otomotif yang di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 500 anggota itu tetap eksis menggelar beragam kegiatan yang positif.

Yang mengagumkan saat mobil Kijang para anggota IKC menjalani tes uji emisi satu persatu, seluruhnya lolos. Bahkan Kijang Super tahun 1994 tetap tercatat lolos uji emisi, padahal usianya telah mencapai 17 tahun.

”Saat uji emisi sempat khawatir Kijang ini tak lolos,  eh rupanya lolos juga,” sambut Andi Muhammad Ilham, anggota IKC Bandung yang menambahkan kegiatan uji emisi bekerja sama dengan Radio Swasta, Otoradio Bandung.

Ilham mengakui ketangguhan mesin 7K yang tertanam pada Kijang Super adalah bukti nyata. Menurutnya dengan senantiasa servis rutin, performa mobil-mobil buatan Toyota tetap teruji hingga bertahun-tahun.

Dia menambahkan manfaat uji emisi bersama ini tak hanya peduli pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan silahturahmi sesama anggota. ”Syukurlah kita sampai sekarang masih tetap kompak,” imbuhnya.

Usai uji emisi, menurut rencana IKC akan menggelar even gathering seluruh anggotanya pada Juli nanti di Cirebon. ”Semoga gathering di Cirebon Juli 2011 nanti akan banyak anggota IKC dari Indonesia yang hadir. Sehingga silahturahmi sesama anggota klub tetap terjaga,” pungkas Ilham

 


Minivan yang Raih 31km/liter

Posted on May 21, 2011 at 8:07 AM Comments comments (1)


 

Toyota baru saja merilis Prius V di Jepang yang lebih lapang daripada Prius hatcback tapi sama iritnya. Prius V ini lebih mirip persilangan antara Prius htachback generasi ketiga dengan multi purpose vehicle (MPV).

Setelah di Jepang, Toyota akan meluncurkannya di Amerika Utara dengan nama Prius V akhir tahun ini dan di Eropa dengan nama Prius+ tahun depan.

Yang paling menarik dari Prius Alpha adalah menjadi mobil hybrid Toyota pertama yang secara komersial menggunakan baterai Lithium-Ion. Jenis baterai ini ukurannya lebih kompak daripada baterai Nickel metal hydride. Lithium-Ion juga menyimpan  energi listrik lebih besar.

Prius Alpha menawarkan pilihan konfigurasi kursi tiga baris 7 seats dan dua baris 5 seats. Munculnya versi tujuh kursi itu imbas penggunaan baterai Lithium-Ion yang hemat tempat. Sementara versi lima kursi menggunakan baterai Nickel Metal hydride seperti yang dipakai Prius sebelumnya.

Mesin yang dipakai sama seperti versi hatchback yaitu 1.8 liter empat silinder Atkinson. Tingkat keiritan bensinnya adalah 31km/liter berdasarkan hasil pengetesan di Jepang 

Koefisien aerodinamikanya cukup baik yaitu 0.29. Ini ikut membantu meningkatkan efisiensi bensin.

Toyota berharap bisa menjual 3000 unit perbulan, namun pemesannya sudah mengular yaitu lebih dari 25 ribu. Dengan target penjualan seperti itu, artinya daftar tunggunya mencapai tujuh bulan ke depan. Luarbiasa!

 


Terowongan Angin Toyota, Tercanggih di Dunia

Posted on February 5, 2011 at 5:04 AM Comments comments (0)


 

Ferrari menggunakan fasilitas terowongan angin Toyota untuk mengembangkan mobil balap Formula 1 terbarunya. Ferrarri berambisi mendapatkan keuntungan maksimal dari sisi aerodinamika dan memutuskan memakai fasilitas lain selain miliknya.

Fasilitas yang terletak di Toyota Motorsport Cologne, Jerman itu dipilih karena merupakan salah satu terowongan tercanggih yang ada di dunia saat ini. Karena itulah Ferrari memlih menggunakannya, seperti dikatakan direktur teknis Ferrari, Aldo Costa.

Majalah berbahasa Jerman Speed Week juga mengabarkan bahwa tim Williams juga melakukan proses pengembangan komponen mobil barunya di fasilitas milik Toyota. Padahal Williams punya dua terowongan angin di markasnya di Grove, Inggris. Majalah itu mengungkapkan setidaknya, enam tim lain juga menggunakan fasilitas milik Toyota.


Terowongan angin canggih ini digunakan untuk mendisain mobil-mobil high-peformance agar bisa lebih kencang lagi. Bukan cuma mobil Formula 1 tapi juga NASCAR, hingga Sports Car.

Toyota MotorSport memiliki dua terowongan angin yang canggih karena dilengkapi dengan particle Image Velocimetry (PIV) System dan Computational Fluid Dynamic (CFD).

Untuk mendapatkan hasil maksimal hasil yang di peroleh dari sistem ini harus cepat di interpretasi dan digambarkan secara akurat. Toyota Motorsport melengkapinya dengan pasangan PIV yaitu Computational Fluid Dynamic (CFD) simulation yang secara akurat menghitung dan me-rendered dengan bantuan perangkat lunak Tecplot.

Keunggulan Tecplot adalah membantu para insinyur untuk mensimulasi kondisi real world untuk memaksimalkan optimasi mobil-mobil high peformance.

PIV menggunakan metode optikal untuk menggambarkan aliran udara. Gunanya untuk mengetahui karakter aliran fluida. Meskipun metode ini sudah lama dikenal namun baru akhir-akhir ini berkembang pesat menjadi design tool yang prakts digunakan para insinyur. Ini salah satu teknologi yang mengundang banyak tim balap maupun produsen mobil datang ke Cologne.

;

The chicken reports the scattering stair throughout our composite. 

 


Toyota Avanza 1.3 G Automatic

Posted on January 15, 2010 at 12:36 PM Comments comments (1)

?

MENJELANG tutup tahun 2009, PT Toyota Astra Motor (TAM) menambah dua varian baru di jajaran Toyota Avanza. Sebelumnya Tipe 1.3 E dan 1.3 G hanya dibekali transmisi manual (MT), namun saat ini juga telah dilengkapi transmisi otomatis (AT). Yup, Avanza 1.3 AT telah kembali, setelah dihentikan produksinya selama dua tahun (Tipe 1.3 SAT).

?

Avanza 1.3GAT dan 1.3EAT ini jadi suguhan baru. Masih berbekal jantung pacu 4-silinder segaris 1.298 cc yang dilengkapi teknologi VVT-i, dengan tenaga 92 hp dan torsi 119 Nm, bobot 1.3 GAT tak mengalami peningkatan luar biasa, hanya bertambah 15 kg dari versi 1.3 G MT, menjadi 1.060 kg.

Toyota Hilux/4 Runner Diesel 1979-1997 Auto Repair Manual-LN, Diesel Eng 2 & 4 Wheel Drive (Max Ellery's Vehicle Repair Manuals)Takara Tomy Tomica #045 Toyota Dyna Refuse Truck

?

Di dalam kabin, New 1.3 G AT yang kami uji mendapat sentuhan aksen kayu pada panel pintu hingga dashboard. Walaupun jok lebih datar, namun tetap memberi posisi berkendara yang relatif baik saat berlama-lama di balik kemudi.

?

'Gate type shift lever' menjadi hal yang baru bagi 1.3 AT. Memang, sebelumnya tuas transmisi otomatis model segaris jadi andalan di varian terdahulu (1.3 S AT). TAM meyakini transmisi model 'gate type shift lever' pada New 1.3 AT akan mengurangi peluang kesalahan pada pengoperasian transmisi dan tentunya memberi kemudahan selama berkendara.

Nokia Surge 6790 Phone, Black (AT&T)HTC Hero with Google Phone (Sprint)Motorola CLIQ Phone with MOTOBLUR, Titanium (T-Mobile)

Perbandingan empat gear pada Avanza 1.3 AT masih berbagi platform dengan New Avanza 1.5 S AT. Namun, yang membedakan 1.3 AT adalah pada final gear ratio yang menggunakan perbandingan lebih besar hingga 5,571. Sedangkan 1.5 S AT memiliki final gear ratio 5,125.

?

Seperti kebanyakan mobil bertransmisi otomatis, timbulnya dilema dari kebanyakan pengemudi adalah pada akselerasi. Pihak Toyota mengedukasi bahwa transmisi Avanza ketika di posisi D tidak langsung memposisikan di gear 1, namun ke posisi gear 2. Hal ini untuk mengurangi sentakan atau mobil mengayun saat mulai melaju. Pengaturan transmisi otomatis seperti ini tidak memberi pengaruh buruk terhadap laju dan kelincahan Avanza 1.3 GAT. Walaupun hanya berbekal mesin 1,3 liter, jalur Puncak, Bogor,yang menanjak mampu ditaklukkan dengan manis. Tapi, perlu ruang yang leluasa untuk melakukan overtaking.

?

Saat melaju tenang 80-100 kpj di jalan tol, kami tak menemui terpaan angin yang mengganggu pada mobil yang mampu mengangkut tujuh penumpang ini. Suspensi MacPherson di depan dan 4-Link di belakang juga nyaman. Melaju hingga 120 kpj, keempat kaki Avanza menapak mantap.

?

Kami lebih senang saat membawa 1.3 GAT di jalan dalam kota. Lingkar kemudinya berputar tak terlalu ringan, namun cukup sigap bila harus mengarahkan moncong Avanza membelah padatnya lalu-lintas. Apalagi transmisi otomatisnya akan sangat membantu menjaga konsentrasi.

PYLE PLHR79 7-Inch Widescreen TFT Headrest MonitorPYLE PLVW1692R 16-Inch High Resolution Widescreen TFT Roof Mount LCD Monitor and IR Transmitter

Peranti deselerasi Avanza 1.3 G AT terbilang baik untuk pengendalian. Di keluarga Avanza, teknologi ABS baru tersedia di varian 1.5 S. Kami sarankan saat menemui jalan menurun dan berliku, mainkan gear 3 atau gear 2 untuk membantu pengendalian mobil. Hindari menginjak pedal rem secara penuh dan mendadak karena bisa mengakibatkan roda mengunci.

?

Mobil ini ditawarkan dengan banderol yang cukup menggiurkan, Rp 156,55 juta. Avanza semenjak tampil perdana tahun 2004 hingga kini masih memberikan resale value yang memuaskan.



TAM Hadirkan 5 Varian Baru Dyna ? Media Indonesia

Posted on January 15, 2010 at 12:11 PM Comments comments (0)

Tahun ini diprediksi permintaan akan kendaraan jenis truk ringan (light truck) akan meningkat. AGEN tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Toyota di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM), menargetkan penjualan light truck Toyota Dyna mencapai 10 ribu unit tahun ini. Raihan pangsa pasar TAM untuk segmen truk 2 ton tersebut akan digenjot dari 11% pada 2009 menjadi 14% tahun ini. Hal itu diungkapkan Direktur Pemasaran TAM Joko Trisanyoto di sela peluncuran lima varian baru Toyota Dyna di Jakarta, kemarin. Lima varian terbaru Dyna yang diluncurkan yakni ripe 130 HT, 130 XT, 110 ET, 110 FT, dan 110 ST. Menurut Direktur Pemasaran TAM, Joko Trisanyoto, pada periode Januari-Desember 2009, penjualan ritel Toyota Dyna mencapai lebih dari 7.800 unit. Adapun pangsa pasar terbesar produk Toyota Dyna berada di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Untuk kelima varian baru itu, ditawarkan sejumlah fitur baru yang bermanfaat meningkatkan kenyamanan pengemudi, antara lain power steering dan tilt telescopic. Selain fitur itu, varian baru tersebut mengadopsi mesin baru yang lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar. Sebagai kendaraan yang didesain untuk sarana pengangkutan dari sentra-sentra produksi, varian baru didesain sebagai sarana untuk segala jenis usaha dan dapat digunakan di berbagai medan. Kelima varian baru Dyna itu juga dilengkapi sasis dan ragam pilihan diferensial yang lebih kuat dan mendukung untuk pemakaian pada lintasan daerah perkebunan, perdesaan, hingga jalan raya baik antarkota maupun dalam kota. Di kesempatan yang sama, Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan memaparkan peluncuran lima varian baru Toyota Dyna di awal tahun merupakan bagian dari optimisme TAM dalam menangkap tren perbaikan perekonomian nasional tahun ini. Apalagi perbaikan infrastruktur telah dijadikan salah satu prioritas program 100 hari pemerintah. "Perbaikan infrastruktur biasanya akan berdampak memicu kenaikan permintaan untuk jenis kendaraan komersial," kata Johnny. Ia mengatakan peluncuran tersebut bukan hanya sekadar strategi TAM untuk memperkuat posisi di segmen kendaraan komersial di awal tahun. Namun, itu juga sebagai langkah mendorong pergerakkan perekonomian nasional. Tambah diler Sementara itu, terkait dengan kondisi pasar kendaraan komersial di Tanah Air saat ini, Joko menilai sangat menjanjikan. Secara total penjualan nasional, kendaraan jenis komersial memegang pangsa pasar hingga 33% dari total penjualan kendaraan sebanyak 438.025 unit. Dari jumlah itu, segmen truk 2 ton meraih pasar 11%. Menurutnya, untuk mencapai peningkatan target penjualan, TAM akan melebarkan jaringan tahun ini. Untuk itu, TAM berencana menambah sedikitnya 10 diler baru. Diler-diler ini mencakup milik Auto2000 dan mitra lainnya. "Penambahan diler yang mencakup bengkel baru itu penting sebagai bagian strategi TAM untuk mendongkrak penjualan kendaraan komersial. Terutama karena kunci memenangi pasar pada segmen ini terletak pada layanan pasca penjualan," ujarnya. Penambahan diler-diler baru akan dilakukan di beberapa titik pemasaran Toyota yang masih kurang kuat, di antaranya Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, dan Jawa. Rencana ekspansi ini didukung oleh ketersediaan belanja modal yang dianggarkan sebesar Rp 1,5 triliun untuk tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jaringan penjualan, layanan pascapenjualan, pembangunan gudang, hingga peningkatan kapasitas penjualan. Selain membangun diler baru, dana tersebut juga akan dipakai untuk membangun Toyota Training Centre. Ini menjadi strategi TAM dalam memperkuat basis kualitas sumber daya manusia yang mereka miliki

Penantian Mendebarkan Bagi Glock

Posted on April 17, 2009 at 6:56 AM Comments comments (1)



Jerman ? Meski berada ratusan km dari Paris (Perancis), Timo Glock yang tinggal di dekat Cologne (Jerman) mengaku tak tenang. Perasaannya berdebar-debar menantikan hasil keputusan FIA seputar legal tidaknya diffuser yang dipakai timnya, Toyota.

Berkat desain kreatif yang dirancang para insinyur Toyota, TF109 pun menjadi salah satu mobil terbaik di pentas F1. Dua kali pergelaran GP di awal musim 2009, dua kali pula Toyota naik podium.

?Kami kini memiliki mobil yang sangat kompetitif dan berada di deretan tercepat,? jelas Glock.

Berbekal mobil yang telah sempurna, Glock tak rela jika hasil pengadilan tinggi FIA memutuskan bahwa diffuser yang dipakai timnya ilegal. Karena itulah FIA yang masih membahas diffuser hari ini dan akan mengumumkan besok (15/4) sangat membikin perasaannya tak tenang.

Selain Glock yang masih risau, kondisi serupa juga dirasakan Tim Brawn GP dan Williams-Toyota. Ketiga tim yang memakai diffuser kreatif berharap FIA tak merubah keputusannya, seperti yang telah disampaikan saat GP Australia lalu. Ketika itu pengawas lomba menyatakan bahwa diffuser yang dipakai Toyota, Brawn GP dan Williams-Toyota adalah legal dan tidak menyalahi aturan regulasi 2009. (*)

Logo TOYOTA F1

Posted on April 17, 2009 at 6:54 AM Comments comments (0)



Salah Satu Logo Resmi TOYOTA F1

Terdiri dari 3 elemen berikut:

  1. Bagian yang berwarna abu-abu [grey] mengekspresikan kecepatan.
  2. Bagian yang berwarna merah yang membentuk huruf  "F" menjadi simbol api dan mengekspresikan hasrat yang tinggi.
  3. Bagian yang berwarna hitam membentuk "1".

Gabungan bagian warna hitam dan merah membentuk daun muda yang menjadi simbol semangat anak muda.
Gabungan kedua bagian ini juga membentuk huruf "V" yaitu victory (kemenangan).

FIA Revisi Hasil GP Australia

Posted on April 17, 2009 at 6:13 AM Comments comments (0)




Kuala Lumpur ? Dikembalikannya posisi podium ketiga bagi Jarno Trulli dan didepaknya Lewis Hamilton dari GP Australia oleh FIA, menjadikan perolehan poin Toyota meningkat pesat. Bila sebelumnya hanya 5 poin dari Timo Glock, kini total yang diperoleh Toyota adalah 11 poin.

Dengan revisi ini, Toyota menempati posisi kedua di kelas konstruktor. Kemenangan dan keadilan yang diterima Trulli bagaikan berkah bagi Toyota.

Pasalnya, Toyota yang sempat hendak mengajukan banding kepada FIA mendadak tak melanjutkannya. Toyota beranggapan apapun upaya yang dilakukan, tak akan pernah merubah hasil keputusan lomba.

Toyota pun tak merespon waktu 48 jam yang diberikan FIA untuk melayangkan surat protes, hingga menjadikan badan motorsport tertinggi itu berinisiatif melakukan investigasi sendiri. Lewat penyelidikan rekaman radio antara Hamilton dan timnya, McLaren terungkap bahwa juara dunia 2008 itu berbohong. (*)

Revisi GP Australia
 1.   Button         Brawn GP               1h34:15.784
 2.   Barrichello    Brawn GP               +     0.807
 3.   Trulli         Toyota                 +     1.604
 4.   Glock          Toyota                 +     4.435
 5.   Alonso         Renault                +     4.879
 6.   Rosberg        Williams-Toyota        +     5.722
 7.   Buemi          Toro Rosso-Ferrari     +     6.004
 8.   Bourdais       Toro Rosso-Ferrari     +     6.298
 9.   Sutil          Force India-Mercedes +     6.335
10.   Heidfeld       BMW Sauber             +     7.085
11.   Fisichella     Force India-Mercedes +     7.374
12.   Webber         Red Bull-Renault       +     1 lap
13.   Vettel         Red Bull-Renault       +    2 laps
14.   Kubica         BMW Sauber             +    3 laps
15.   Raikkonen      Ferrari                +    3 laps

Not classified/retirements:
Driver  Team   On lap
Massa          Ferrari                46
Piquet         Renault                25
Nakajima       Williams-Toyota        18
Kovalainen     McLaren-Mercedes     1
Hamilton       McLaren-Mercedes    DSQ

World Championship standings, round 1:
 1.   Button  10   
 2.   Barrichello 8       
 3.   Trulli          6       
 4.   Glock         5       
 5.   Alonso        4       
 6.   Rosberg      3
 7.   Buemi         2
 8.   Bourdais     1

Constructor Standing
1.   Brawn GP  18
2.   Toyota    11
3.   Renault   4
4.   Williams-Toyota         3
5.   Toro Rosso-Ferrari      3

FIA Nyatakan Diffuser Legal

Posted on April 17, 2009 at 6:09 AM Comments comments (0)




Paris ? Memanasnya pro dan kontra seputar diffuser yang dipakai Tim Formula 1 Brawn GP, Williams-Toyota dan Toyota, FIA akhirnya memutuskan bahwa perangkat tersebut adalah legal. Dengan keputusan FIA yang disampaikan di Sidang Banding di Paris, maka segala macam protes yang dilontarkan Ferrari, Red Bull, Renault maupun BMW gugur.

FIA menganggap pemakaian diffuser tak bertentangan dengan regulasi 2009. Dengan hasil ini segala perolehan poin para pembalap Brawn GP, Williams dan Toyota tidak berubah. Bahkan besar kemungkinan poin tim-tim yang memakai diffuser bakal bertambah, karena Ferrari, Red Bull, Renault dan BMW masih berkutat ujicoba diffuser di mobilnya masing-masing. 

Sebagai tim yang tertinggal mengembangkan diffuser, mereka masih membutuhkan waktu. Kemungkinan pada GP Eropa tim-tim yang protes telah memakai diffuser masing-masing.

Pemakaian sirip dibagian bawah belakang berdampak pada meningkatnya gaya downforce. Mobil yang memakai diffuser seakan lebih melekat di aspal, sehingga mampu lebih cepat saat balapan. (*)

GP China Tersedia Ban Medium & Super Soft

Posted on April 17, 2009 at 6:06 AM Comments comments (0)



Shanghai ? Seri ketiga GP China bakal berlangsung lebih seru. Seperti seri-seri sebelumnya, tiap tim ditantang harus mampu mengatur strategi pemakaian ban. Di musim 2009, Bridgestone selaku supplier tunggal telah menyiapkan empat jenis ban tipe kering dengan kompon berbeda.

Pada regulasi kali ini, di tiap-tiap seri GP, seluruh tim hanya boleh memakai dua jenis ban. Kedua tipe ban yang telah ditentukan wajib dipakai saat perlombaan. Tim hanya bebas menentukan kapan pemakaian ban saat pit stop. Untuk itu strategi jitu pemilihan ban sangat menentukan keberhasilan di kala balapan. 

Pascal Vasselon, Senior General Manager Chassis Toyota menjelaskan Bridgestone akan menyediakan ban tipe kering medium dan super soft. Kalaupun di Shanghai nanti hujan, juga tersedia jenis intermediate.

Dari perkiraan cuaca, besar kemungkinan tidak akan turun hujan. Pascal berharap saat latihan Jumat nanti, timnya telah mendapatkan data-data akurat untuk pemilihan tipe ban yang tepat.

?Regulasi kali ini sangat krusial. Sesungguhnya data-data sirkuit yang kami terima di balapan tahun lalu masih sangat kurang. Hal ini dikarenakan sekarang kita harus memakai ban tipe slick, bukan tipe beralur seperti yang dipakai tahun lalu,? papar Pascal.

Manajemen pemilihan ban saat pit stop diakui Pascal menjadi penentu kesuksesan tim. Untuk itu akhir pekan ini akan menjadi tantangan berat bagi timnya. (*)

Sandra Dewi Ikon New Yaris

Posted on April 17, 2009 at 6:02 AM Comments comments (0)



Jakarta ? Artis cantik Sandra Dewi kembali didaulat menjadi ikon Toyota New Yaris oleh PT Toyota Astra Motor (TAM). Sandra yang memang pecinta produk Toyota, adalah konsumen setia dan sehari-hari menaiki Yaris ataupun Avanza. Kedua mobil itulah yang menunjang kegiatannya sehari-sehari sebagai artis ataupun model.

?Dari dulu saya memang pemakai Toyota dan senang sekali PT TAM mempercayakan kepada saya sebagai ikon Yaris,? katanya.

Sandra menambahkan dari pengalamannya memakai Toyota Yaris, dia merasakan sensasi tersendiri. ?Mobilnya lincah dan gesit. Sangat pas untuk kita-kita yang berjiwa muda. Selain itu kabinnya sangat nyaman,? imbuhnya.

Memakai Yaris sejak dua tahun lalu, Sandra mengakui konsumsi BBM-nya sangat irit. Oleh karena itu dia menganjurkan anak muda terutama yang masih kuliah untuk memilih Yaris. ?Dijamin memakai Yaris lebih hemat deh,? pesannya. (*)

Lebih Gagah Tapi Tetap Modis

Posted on April 17, 2009 at 5:57 AM Comments comments (0)




Release Date ??: Sabtu, 14 Maret 2009
Media ???: Kontan Harian, at page 22, size 340 mmk
Author/Journalist ?: Nuria Bonita
Source ??: Manajer Penjualan Toyota Astra Motor Jodjana Jody

New Toyota Yaris berusaha tampil lebih gagah namun tetap modis. Kesan gagah nampak dari grill depan yang dipoles berbeda. Kesan modis terlihat dari tampilan lampu belakang. Dari sisi interior, ada perubahan dengan dominasi warna abu-abu yang lebih gelap.

Sama dengan pendahulunya, Yaris baru ini tersedia dalam enam pilihan warna yaitu merah, silver, hitam, medium silver, biru, dan putih. Dengan kapasitas mesin tetap 1.500 cc, Yaris baru ini tak memiliki perubahan mesin. "Sudan irit, tak perlu diubah," ujar Manajer Penjualan Toyota Astra Motor Jodjana Jody.

Tapi, Toyota menghadirkan tipe terbaru Yaris yakni tipe S manual. Selama ini untuk tipe S hanya tersedia varian automatic dan limited automatic. Namun Toyota menghilangkan tipe S automatic sehingga varian Yaris baru terdiri dari tipe J manual dan automatic, E manual dan automatic, serta S manual dan limited automatic.

Toyota mematok harga sekitar Rp 6 juta - Rp 7 juta lebih mahal dari harga Yaris lama Per Maret, rentang harga Yaris antara Rp 174,35 juta hingga Rp 207,45 juta.??

BENAR-BENAR UNTUK KELUARGA

Posted on April 17, 2009 at 5:55 AM Comments comments (0)



Release Date   : Minggu, 15 Maret 2009
Media    : Koran Tempo, at page C4, size 1280 mmk
Author/Journalist  : RAJU FEBRIAN
Source   : Rouli Sijabat, Marketing Public Relations PT Toyota Astra Motor

Enjoy your holiday with Kijang Innova. Pesan pendek dari Rouli Sijabat, Marketing Public Relations PT Toyota Astra Motor, (TAM) itu muncul pada layar telepon seluler Tempo saat baru saja beranjak dari gerbang kantor TAM di Sunter, Jakarta Utara, akhir pekan lalu.

Yup, long weekend lalu Tempo mendapat kesempatan menjajal Kijang Innova tipe E bermesin bensin dengan transmisi 5-speed manual. Tipe E Memang bukan tipe termewah dari Innova. Perangkat audio pun hanya cassette player, tak ada pemutar CD (compact disc), apalagi lainnya.

Selain tipe E, pada generasi kelima ini, Innova tampil dalam varian lain yang lebih mewah, yaitu G dan V. Keduanya masing-masing memiliki varian mesin 2.0L bensin dan 2.5L diesel, juga tersedia pilihan transmisi 4-speed otomatis (A/T) dengan ECT.

Dari tampilan luar, tipe E mudah dikenali. Kijang Innova E tidak memiliki fog lamp seperti Tipe G dan V. Velg juga menggunakan model standar berukuran 14 inci. Memang terlihat agak kurang imbang dengan panjangnya, yang mencapai 4,5 meter. Dua varian lain agak lumayan karena menggunakan velg berukuran 15 inci.

Okelah, sebagai family car, andalan Innova adalah kemampuannya menyamankan penumpang. Nah, gubahan yang dilakukan pada tipe E menjadikan Innova lebih mewah. Tengok saja kabin dua kelir (two tone) yang kini sudah dilengkapi integrated rear blower, yang membuat sejuk penumpang di baris kedua sampai ketiga. Seatbelt juga tersedia sampai baris terbelakang sehingga menambah keamanan.

Untuk pengemudi, setir berbentuk palang tiga dilengkapi fitur tilt & power steering, kemudian juga sudah ada power window & power lock door plus auto alarm seperti mobil-mobil kelas atas.

Mumpung libur panjang, beberapa lokasi rekreasi keluarga disambangi. Selama tiga hari, Taman Safari Cisarua, Kebun Raya Bogor, Pantai Ancol, sampai belanja bulanan dilakoni. Semua keperluan keluarga bisa dimuat tanpa masalah. Bahkan bangku baris ketiga, yang bisa dilipat ke samping, juga membuat ruang bagasi bertambah luas. Soal  suspensi  juga lumayan bagus. Meski memuat enam penumpang, mobil tetap nyaman berkat Double Wishbone with Coil Spring and Stabilizer (depan) serta 4 Link with Coil Spring and Lateral Rod (belakang). Sayang, model ini tak dilengkapi wiper belakang, sehingga membutuhkan perhatian ekstra untuk melihat kendaraan lain di belakang pada saat hujan.

Untuk urusan mesin, tipe E dilengkapi mesin berkapasitas 1.998 cc 4 silinder segaris 16 katup WT-i (Variable Valve Timing with Intelligence). Sedikit injakan kaki pada pedal gas sudah cukup membuatnya melaju kencang, meski penambahan laju mobil sedikit berat ketika jarum speedometer sudah menunjukkan angka 110 km/jam. Toh, siapa juga yang mau ngebut sambil membawa keluarga?

Naik Harga Tetap Saja Laris Manis

Posted on April 17, 2009 at 5:52 AM Comments comments (0)




Release Date  : Kamis, 16 April 2009
Media   : Kontan Harian, at page 24, size 410 mmk
Journalist  : Nuria Bonita

Toyota Avanza pantas menjadi mobil idola saat ini. Terbukti, Toyota New Avanza masih merupakan mobil jenis multi puprpose vehicle (MPV) kelas low end yang paling laris. Per Maret ini penjualan Avanza mencapai 7.603 unit. Penjualan tersebut meningkat sebesar 5% ketimbang bulan Februari lalu.

Mobil ini mengusung mesin yang menggunakan teknologi Variable Valve Timing-intelligent (WTi) dan transmisi manual lima percepatan. Dari sisi eksterior, Avanza tampil dengan garis aerodinamis dari depan hingga belakang. Saat ini New Avanza hadir dalam tujuh pilihan warna: perak, gading, merah, abu-abu, hitam, biru muda, dan hijau muda.

Per April ini, Toyota telah menaikkan harga Avanza sekitar Rp 2,5 juta. Untuk Avanza 1.300 cc tipe E manual harganya Rp 132,1 juta, Avanza 1.300 cc manual tipe G seharga Rp 145,45 juta, dan Avanza 1.500 cc tipe S manual harganya sebesar Rp 158,4 juta, serta Avanza automatic tipe S 1.500 cc harganya Rp 168,4 juta.

Di bulan Mei, Toyota Astra Motor (TAM) belum memas-tikan apakah akan menaikkan harga New Avanza. Yang jelas, Toyota sedang menimbang kenaikan harga terhadap Krjang Innova, MPV kelas medium yang juga menjadi andalan TAM di pasar MPV saat ini. 

Lebih Muda Banyak Disuka

Posted on April 17, 2009 at 5:50 AM Comments comments (0)


Release Date ?: Kamis, 16 April 2009
Media ??: Otomotif, at page 15; 0, size 1000 mmk
Journalist ?: Manut

Sedang berpikir untuk mencari mobil keluarga dengan harga miring? Toyota Kijang Innova salah satu pilihan menarik. Seperti surat Jimmy Setiawan pada Redaksi OTOMOTIF, "Sebenarnya Kijang Innova Euro 2 itu produksi tahun berapa? Saya ingin membelinya." Begitu kira-kira isi suratnya.

Rupanya pertanyaan Jimmy juga dialami para pedagang mobkas (mobil bekas). "Innova yang Euro 2 termasuk langka tuh," bilang Novryzal Aldy dari showroom mobkas Berkah Motor di Rempoa, Jaksel. Apakah Anda juga tertarik pada MPV medium ini? Jangan lewatkan panduannya berikut ini.

JANUARI 2007
Meski di pasaran masih lebih mahal ketimbang Innova generasi tahun sebelumnya, lansiran 2007 tetap jadi primadona. "Innova G 2007 bisa men-capai Rp 175-180 juta. Sedangkan tipe G 2005 bisa di bawah Rp 150 juta," lanjut pemukim Ciputat, Banten ini. Menurut Novry, sapaan karib Novryzal, karena dikenal lebih irit.

Karakter irit ini dibenarkan Ahmad Rizal, manager marketing communication PT Toyota Astra Motor. "Kami pernah melakukan tes internal Innova Euro2 dengan Non Euro 2, konsumsi Euro 2 memang lebih irit sekitar lima persen," bebernya.

Hal ini disebabkan adanya perbedaan sistem injeksi bahan bakar pada kedua generasi Innova. Untuk lulus sertifikasi Euro 2, Toyota menanamkan sistem injeksi closed loop. Maksudnya, mesin 1TR-FE sudah dilengkapi sensor oksigen dan catalytic converter pada saluran knalpotnya. Alhasil, lebih ramah lingkungan.

Kenapa bisa irit? Sistem closed loop ini selalu menjaga stoikiometri (komposisi campuran) bensin dan udara selalu pada angka 14,7:1. Kondisi ini selalu dijaga pada putaran stasioner dan saat berkendara kecepatan konstan. Jadi, past! lebih irit kala macet atau jalan di tol. Kecuali digeberatau dikebut, itu sih semua mobil juga jadi boros.

Lantas bagaimana kalau belum cukup beruntung bisa meminang lansiran 2007 ke atas? Tipe yang lebih tua tetap memesona bukan? Jangan keburu kecewa karena konsumsi bensinnya tetap bisa dikurangi. Syarat utama, mobil harus sehat.

Maka, pilih yang bagus. "Lihat tulang bodi untuk mengecek apakah pernah tabrakan," saran Novry. Bodi boleh mulus, tetapi biasanya bekas tabrakan bisa tampak pada tulang bodi dan sekitarnya yang bergelombang. Selain tulang apron di moncong mobil, perhatikan juga tulang-tulang pintu dan kaca. Selain itu, cermati bagian kolong dan celah-celah akan bekas proses cat ulang.

Di sektor mesin, curigai oli meler atau bunyi berisik. 0 ya, kaki-kaki bisa sekalian dicek ketika sedang test drive. Kedua sektor ini memang relatif bagus mengingat Innova belum termasuk tua. Toh, sebaiknya dapat porsi perhatian, daripada kebagian jatah memperbaiki. "Jangan lupa interior, kalau sering dipakai pemilik lama biasanya jadi lusuh," bisiknya berbagi ilmu.

Nah, perbedaan harga cukup jauh dengan keluaran 2007 bisa buat 'jajan'. Selain buat menyegarkan kembali kondisinya, juga bisa belanja peranti pengirit. Misalnya paket knalpot Standard Adhi Knalpot, terdiri buat bagian depan (Rp 1,8juta), tengah (Rp 2,2 juta) dan belakang (Rp 1,2 juta). Terbukti mengiritkan Innova di tol dari 1:9,4 jadi 1:10,7(liter:km).

Juga bisa pilih peranti lain buat meningkatkan performa atau efisiensi. Seperti piggy back, fuel saver, melakukan port polishing dan lainnya. Atau contoh paling simpel, melakukan penyetelan AFR seperti trik dari Bengkel OSS di bawah ini.

Ada Yang Lagi Melirik Toyota Soluna? Lirik Dulu Ucapan Mereka

Posted on April 17, 2009 at 5:47 AM Comments comments (1)


Release Date  : Kamis, 16 April 2009
Media   : Otomotif, at page 38; 0, size 1000 mmk
Journalist  : Iday

Nyaris tak ada satu pun produk Toyota yang luput dari minat konsumen. Termasuk sedan yang sudah mulai lawas ini.Toh, harganya tak beranjak ambruk. Bahkan versi eks taksinya pun diakui calon konsumen masih punya harga tinggi.

Lantas, bagaimana karakter sedan 1.500 cc ini? Berikut pen-dapat beberapa pemilik yang tergabung dalam Toyota Soluna Vios Club (TSVC). Plus minusnya, bisa Anda simak jika saat ini sedang menimang-nimang Soluna. Oya, untuk Toyota Vios, tunggu saja ya pemuatannya.

Paisar Batubara, Karyawan, Soluna 2000
Saya memilih mobil ini karena easy and simple. Untuk karakteristiknya, mesin 5A-FE mudah dipahami. Kelebihannya, mobil ini sangat irit konsumsi BBM-nya. Ada pada angka 1:12 untuk pemakaian normal. Tenaga mesin, standarnya saja sudah oke kok dan lumayan nyaman di-kendarai. Apalagi kalau pelek dan bannya diganti ukuran 185/55-R15.

Kelemahan yang saya rasakan, sistem rem yang kurang baik. Sering bunyi tek-tek dan agak kurang gigit, lalu putaran mesin sering ngedrop sampai putaran rendah sekali. Biar dipakai taksi, saya sama sekali enggak terganggu image tersebut. Wong di luar negeri saja mobil-mobil mewah banyak yang dibuat untuk taksi, hehe-heee...

Jika ingin membeli, saran saya pastikan tidak bekas kebanjiran, efek-nya sangat tidak baik untuk sistem kelistrikan. Yang penting bung, setelah membeli Soluna jangan lupa segera gabung dengan community Soluna untuk menambah wawasan dan pe-ngetahuan. TSVC tempat yang cocok buat Anda bergabung!

Rifki Indrawan, Graphic Design, Soluna 2000
Soluna itu spare parts-nya murah, bensinnya irit, AC-nya dingin dan mudah perawatannya. Harga jualnya juga relatif stabil karena mengusung brand image Toyota. Kelemahan mobil ini kakinya ringkih dan bodinya yang enteng agak kurang stabil di kecepatan tinggi. Ruang fender-nya juga sempit, jadi cukup sulit untuk memakai pelek besar.

Erik Rianto, Mahasiswa, Soluna 2000
Satu, gue pakai Soluna karena harga terjangkau, BBM irit mampus. Dua, menurut gue bodi mobil enteng, barang-barang (onderdil) terjangkau anak muda dan juga girboks lebih enak. Tiga, kalau menurut gue rem Soluna kurang pakem dan juga suspensinya keras. Yah kalau menurut gue itu aja.

Jufran Afriansah, Pelajar, Soluna 2000
Irit BBM dan perawatannya mudah. suspensinya keras, jarum spidometer intermiten alias tidak stabil. Untuk membeli mobil ini, menurut saya pastikan bukan ekstaksi. Lalu periksa kondisi mesin dan kaki-kaki, periksa juga catnya apakah sudah pernah repaint.

Gafar Febriansyah, S.H (Fery), Karyawan, Soluna GLI2002
Soluna desainnya masih menarik, interiornya oke, ditopang electric mirror, central lock dan power window. Jika Cuma punya budget Rp 60-70 juta, ingin mobil Jepang tahun muda, cuma Soluna pilihan terbaik, lainnya mencapai Rp 80 juta.

Dengan brand Toyota, onderdilnya murah. Ada teman membeli satu head lampsaa mencapai Rp 900 ribu lebih. Soluna cuma Rp 400 ribu. Mesinnya jarang rusak, spare part mudah dicari dan sangat mudah mencari spare part copotan eks-taksi.

Kelemahannya, image taksi yang jelek. Sudah tipikal orang Indonesia kan, lebih mengutamakan gengsi. Lalu kualitas bahan di bawah standar dan mudah rusak. Contohnya dudukan head lamp dan handle pintu gampang patah. Bahkan ada teman yang setahun empat kali ganti handle pintu karena patah, hehehe. Suspensi yang terlalu empuk, ini membuat Soluna limbung di kecepatan tinggi.

Awalnya image taksi menggangu, tapi saya orang yang lebih mengutamakan fungsi, kenyamanan dan faktor biaya, sayatetap memutuskan Soluna. Kalau dipikir, perusahaan taksi pasti memilih mobil yang daya tahannya cukup tinggi krn sudah pasti mobil tersebut akan digenjot produksivitasnya siang-malam.

Kalau Anda ingin membeli Soluna, paling mudah cek part yang mudah terlihat seperti lampu-lampu, handle pintu, karena mudah rusak. Bahannya di bawah standar mobil Jepang lain. Cek mesin, apakah ada rembesan oli dan apakah letak parts mesin dan kabel tertata baik. Kalau tidak, pasti sering masuk bengkel.

Cataan dari Rizky Basworo, Ketua TSVC
- Soluna GLi sudah dilengkapi power window, central lock, remote alarm, electric mirror, takometer, pelek alloy, lis bodi samping, sedangkan XLi tidak dilengkapi fitur tersebut.
- Soluna GLI sudah tersedia dengan transmisi otomatis sedangkan XLI tidak tersedia.
- Soluna GLI tersedia warna beige metallic, sedangkan tipe XLI tidak tersedia, tetapi tersedia warna crystal white.

Hingga kini Soluna tipe GLI tahun 2000 memiliki rentang harga di kisaran Rp 60-70 juta dalam kondisi baik.

Toyota Turunkan Target Penjualan 2009

Posted on April 15, 2009 at 8:47 AM Comments comments (0)

TOKYO, KAMIS. Toyota Motor Corporation (TMC), produsen mobil nomor satu dunia saat ini, Kamis (29/8) mengumumkan penurunan target penjualan globalnya untuk 2009. Revisi yang dilakukan TMC cukup signifikan, yaitu 700.000 unit. Dengan demikian, target penjualan Toyota tahun depan menjadi 9,7 juta unit. Penurunan target itu terpaksa dilakukan karena naiknya harga bahan baku, turunnya penjualan di Amerika dan naiknya harga minyak.

"Kini kami sudah berada di titik tertinggi. Sekarang waktunya harus lebih berhati-hati menentukan target," kata Presiden Toyota, Katsuakiun Watanabe di Tokyo. Sebelumnya, untuk 2009, Toyota telah memasang target penjualan di seluruh dunia 10,4 juta kendaraan menjadi 9,7 juta. Tahun ini, Toyota juga telah menurunkan target penjualannya sekitar 2%, yaitu dari 9,85 juta unit menjadi 9,5 juta unit. Perusahaan mobil Jepang yang satu ini, dalam beberapa tahun terakhir penjualan mobilnya terus meningkat dan mengakhiri posisi puncak General Motors sebagai nomor satu selama 77 tahun tahun lalu.

Pada semester pertama tahun ini, penjualan Toyota telah mencapai 4,8 juta unit, lebih banyak dari rivalnya GM 4,5 juta unit yang sekarang ini sedang membenahi jaringan operasionalnya di seluruh dunia. Ditambahkan oleh Watanabe, revisi target dilakukan karena banyak perusahaan pemberi kredit pembelian mobil di Amerika Serikat menghadapi problem keuangan.

Ditambahkannya, faktor lain yang menyebabkan penjualan di Amerika Serikat turun karena harga bahan bakar yang makin mahal. Akibatnya, perilaku konsumen berubah. Bila sebelumya mereka membeli truk dengan mesin berkapasitas besar, kini cenderung memilih mesin lebih kecil yang irit bahan bakar.

Untuk pasar Amerika dan Jepang, proyeksi Toyota sama dengan tahun ini, masing-masing 2,7 juta dan 2.25 juta unit. Untuk Eropa, dinaikkan dari 1,25 juta unit menjadi 1.3 juta atau plus 4%. Sedangkan di Asia, target penjualan dinaikkan 6%, yaitu dari 1,65 juta menjadi 1,75 juta mobil.

Wanatabe juga membeberkan rencana Toyota untuk lebih banyak memproduksi kendaaran "hijau". Untuk itu, produksi dan pengembangan mobil hibrida listrik dipercepat. "Kita akan memperbanyak produksi mobil hibrida yang dicolokkan ke stop di rumah-rumah Jepang," tegasnya.


ZBJ

Tim F1 Toyota Siap Mengikuti Jejak Honda

Posted on April 15, 2009 at 8:23 AM Comments comments (0)


TOKYO, KOMPAS.com ? Pabrik mobil terbesar di dunia, Toyota, sudah memberi sinyal mengurangi dukungannya kepada tim F1. Langkah itu diperlihatkan dengan dipotongnya anggaran tahun ini sebagai dampak dari kesulitan finansial yang diderita pabrikan mobil di Jepang itu.

Hal itu disampaikan oleh tim prinsipal Tadashi Yamashina ketika berbicara dengan kantor berita Reuters, Senin (16/3). Ia tidak menyebutkan berapa besar anggaran yang disunat.

"Anggaran F1 kami kembali dan kembali dipotong lagi," tegas Yamashina. Pemotongan pertama, ungkapnya, ketika Honda mengumumkan pengunduran diri mereka. Sebulan kemudian, anggaran kembali dipotong.

Yamashina tidak dapat menyebut seberapa besar budget tim disunat, "Dan selama saya di Toyota belum pernah mengalami pemotongan seperti ini."

Presiden F1 Toyota John Howett menambahkan, tekanan di awal tahun ini adalah tim harus bisa memenangi lomba pertamanya. Hanya dengan prestasi seperti itu, kemungkinan Toyota untuk eksis di F1 bisa lebih lama.

Melihat hasil uji coba beberapa waktu ini, Yamashina sangat mengkhawatirkan. Malah, ia bilang, "Vital bagi tim F1 Toyota".

Toyota Prius dan Camry Lancarkan Pernikahan Nirina-Ernest

Posted on April 15, 2009 at 8:12 AM Comments comments (0)
Toyota Prius dan Camry Lancarkan Pernikahan Nirina-Ernest
Undangan merasakan mobil ramah lingkungan. Mereka heran campur kagum karena tak ada suara mesinnya
Artikel Terkait:
Selasa, 7/4/2009 | 09:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com ? Pernikahan Nirina Zubir dengan Ernest ?Cokelat? Fardiyan Syarif bertempat di Perumahan Permata Mediterania Cluster Diamond, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (5/4), mendapat dukungan dari PT Toyota Astra Motor (TAM). Agen tunggal pemegang merek Toyota di Indonesia ini menerjunkan beberapa model kendaraannya untuk membantu kelancaran prosesi pernikahan.

TAM menyediakan lima Toyota Prius yang mengantar para undangan dari lokasi parkir di luar cluster ke tempat resepsi pernikahan. Di sini, para undangan, mulai dari kalangan artis hingga pejabat, dapat merasakan kendaraan ramah lingkungan.

?Prius kami hadirkan sebagai tanda terima kasih kepada Nirina atas hubungan baik selama ini. Semoga pernikahan Nirina dan Ernest dapat berjalan dengan baik dan lancar,? ucap Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT TAM.

Toyota merasa perlu mendukung acara resepsi pernikahan artis dan presenter itu lantaran Nirina pernah menjadi ambasador dari Toyota Yaris bersama aktor Nicolas Saputra beberapa tahun silam.

Selain Toyota Prius, ?TAM juga menerjunkan Toyota Camry sebagai mobil pengantin dan beberapa Kijang Innova,? tambah Rouli Sijabat dari PR Section-Communications Department PT TAM.

Panasonic Toyota-pun Harus Kencangkan Ikat Pinggang

Posted on April 1, 2009 at 6:20 AM Comments comments (0)

Tim Panasonic Toyota kini terbang di kelas ekonomi dan berhemat di katering, menyesuaikan dengan situasi suram saat ini. Ini pendekatan luarbiasa bagi olahraga yang terkenal mahal tersebut. Tahun lalu saja, seluruh tim membelanjakan tidak kurang dari ,6 miliar, seperti ditulis Bloomberg. ?Ada kebutuhan untuk merampingkan biaya operasional,? kata John Howett, president of Toyota Motorsport di Melbourne. Dengan pindah ke kelas ekonomi dalam penerbangan dan menghemat katering, tim bisa menghemat pengeluaran hingga 50%. Tidak berhenti disitu saja, tim Formula One Toyota terus melakukan upaya penghematan dengan berbagai cara termasuk menghilangkan sesi pengujian di tengah musim, membuat komponen yang bertahan lebih lama dan berbagi data. Tim-tim lain juga melakukan upaya serupa. Tim-tim Eropa mengurangi anggota tim yang diberangkatkan ke Australia. Bukan hanya tim-tim balap saja yang terimbas efek resesi, tapi juga penyelenggara balapan di Sirkuit Albert Park itu. Menurut Australian Grand Prix Corp., penyelenggara Australia GP, penonton di sirkuit hanya 286.900 orang, paling sedikit dalam sejarah. Tahun lalu penonton mencapai 303.000 orang. Balap Formula One dikenal sangat mahal dan tidak terjangkau. Banyak tim yang harus mundur karena soal ini. Karena itu Federation Internationale de L?Automobile (FIA) yang mengatur olahraga ini, bekerjasama dengan tim-tim peserta, mencari cara memangkas biaya. Hal ini menjadi perhatian utama karena menyangkut masa depan olah raga ini sendiri.